Negosiator: Tidak Ada Uang Tebusan dalam Pembebasan 10 WNI dari Abu Sayyaf

By | May 3, 2016
Sepuluh Warga Negara Indonesia yang dibebaskan kelompok Abu Sayyaf di Filipina saat di kediaman Gubernur Sulu, Minggu (1/5/2016) (VIVA.co.id/Inquirer.net)

Sepuluh Warga Negara Indonesia yang dibebaskan kelompok Abu Sayyaf di Filipina saat di kediaman Gubernur Sulu, Minggu (1/5/2016) (VIVA.co.id/Inquirer.net)

Negosiator pembebasan 10 WNI anak buah kapal (ABK) Tug Boat Brahma 12, Mayjen Purn Kivlan Zen, memastikan bahwa pembebasan dilakukan dengan negosiasi dan tanpa mengeluarkan uang sebagai tebusan ke 10 WNI.

“Perusahaan tidak mengeluarkan sepersen pun. Tak ada uang,” kata Kivlan Zen saat berbincang dengan tvOne, Minggu malam, 1 Januari 2017.

Artikel Terkait  : Kronologi Pembebasan WNI Sandera Abu Sayyaf

Menurut Kivlan Zen, ia mewakili perusahaan telah melakukan negosiasi sejak 27 Maret 2016. Sejak hari itu, terus dilakukan pendekatan atas nama perusahaan dan mendapat bantuan dari pihak lokal di Filipina.

Bantuan terutama diberikan oleh Gubernur Sulu Abdusakur Tan II yang merupakan keponakan pimpinan Moro National Liberation Front (MNLF) Nur Misuari.

“Jaringan masih bisa berjalan, dan bisa masuk ke Abu Sayyaf.  Tanggal 27 Maret sudah di Zamboanga. Dilakukan negosiasi sejak tanggal 2 April. Kita negosiasi melalui pendekatan kekeluargaan,” ujarnya.

Seperti diketahui, sepuluh sandera itu dibebaskan pada Minggu siang, di depan rumah Gubernur Sulu Abdusakur Tan II. Ada orang tak dikenal yang melepaskan orang Indonesia di depan rumah Gubernur Sulu. Mereka kemudian dibawa ke dalam rumah dan diberi makan.


Author: Aini Sastra

Saya sangat berterimakasih kepada semua kontributor, Editor, penulis serta pembaca setia www.internetispeople.com, saya pribadi sebagai pengembang sangat menghargai semua karya serta apresiasi mereka . Dan untuk terjaga suasana yang nyaman dan santai bagi semua pihak. saya juga menghimbau untuk para pembaca, penulis ataupun Editorial di LikeUpdate.com apabila menemukan pelanggaran atau hal yang tidak ber-etika di halaman InterneIisPeople.com silahkan laporkan melalui form contact us pada menu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *