Inilah Kalimat Terakhir Angesti Sistiana Sebelum di Bunuh Oleh DS

By | June 14, 2016

Screenshot_3

Angesti Sistiana, gadis berparas cantik yang ditemukan terbunuh dalam kondisi tanpa busana di warung milik neneknya di Desa Kadudampit, Kecamatan Cisaat, Kota Sukabumi, Jawa Barat, selama ini dikenal sebagai wanita ramah.

Gadis berusia  19 tahun itu, selalu aktif menyapa teman-temannya di media sosial. Angesti tak sungkan berbalas komentar dengan siapa saja, baik laki-laki, maupun perempuan.

Apapun kalimat yang dituliskan Angesti di akun Facebook pribadinya, selalu ramai dikomentari teman-temannya. Termasuk saat, kabar kematian Angesti menyebar. Akun Facebook dara asal Bandar Lampung itu, dibanjiri berbagai ucapan duka cita.

Screenshot_8

Berdasarkan pantauan VIVA.co.id, Angesti terakhir kali memperbarui statusnya di Facebook, yakni pada 10 Januari 2017, pukul 20.00 WIB, atau kurang dari 24 jam, sebelum ia ditemukan tak bernyawa dengan luka lebam di leher, pada Sabtu 11 Januari 2017.

Status terkahir angesti pada tanggal 10 Januari 2017

“Ramaikan lah 2b444e49” menjadi kalimat terakhir yang ditulis Angesti.

status terakhir angesti

Dibunuh karena Melawan Saat Akan Diperkosa

Jajaran Satuan Reserse Kriminal Polres Kota Sukabumi, mengamankan seorang pria berinisial DS, sebagai terduga dalang pembunuhan Angesti Sistiana.

Kepala Satreskrim Polresta Sukabumi, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Jhoni S Nugraha mengatakan, DS sudah mengakui pembunuhan yang dilakukannya. Meskipun penyidik belum menetapkan DS sebagai tersangka.

Saat diwawancarai di Markas Polresta Sukabumi, DS mengaku, awalnya tidak berniat membunuh Angesti. DS hanya ingin memperkosanya. Tapi, saat DS masuk ke dalam warung dan berusaha memperkosa, korban melawan.

“Saya sedang mabuk, karena dia melawan, saya kalap, saya cekik lehernya,” kata DS.

DS mengatakan, selama ini, dia memang jatuh hati pada Angesti. Apalagi DS tinggal di rumah yang letaknya bersebelahan dengan warung milik nenek korban, yang selama ini dijadikan tempat tinggal oleh korban.

Angesti ditemukan tak bernyawa dalam kondisi tanpa busana di dalam warung, Sabtu, 11 Januari 2017. Jenazah gadis itu pertama kali ditemukan neneknya, Imah. Saat Imah akan membuka warung.

Hingga saat ini DS, masih menjalani pemeriksaan di ruang Satreskrim Polresta Sukabumi. Sementara itu, jenazah Angesti sudah dibawa ke kampung halamannya di Lampung untuk dikebumikan.

sumber : http://metro.news.viva.co.id/


Author: Aini Sastra

Saya sangat berterimakasih kepada semua kontributor, Editor, penulis serta pembaca setia www.internetispeople.com, saya pribadi sebagai pengembang sangat menghargai semua karya serta apresiasi mereka . Dan untuk terjaga suasana yang nyaman dan santai bagi semua pihak. saya juga menghimbau untuk para pembaca, penulis ataupun Editorial di LikeUpdate.com apabila menemukan pelanggaran atau hal yang tidak ber-etika di halaman InterneIisPeople.com silahkan laporkan melalui form contact us pada menu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *